Pengalaman Rekrutmen PT. KAI (Persero) Job Fair Kemnaker 2017 - BOOKC -->

Pengalaman Rekrutmen PT. KAI (Persero) Job Fair Kemnaker 2017

Sunday, May 24, 2020


Assalamu’alaykum, pembaca.

Alhamdulillāh, telah Allah izinkan saya untuk menulis pengalaman tentang rekrutmen PT. KAI (Persero) Job Fair Kemnaker 2017 di JIEXPO Kemayoran pada kesempatan kali ini. Tak lupa saya berterima kasih kepada kedua orang tua yang selalu menjadi support system kapan pun dan di mana pun. Pun juga kepada orang-orang yang telah mendo’akan atas kelulusan saya hingga saat ini.

Banyak tahapan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan BUMN dalam hal rekruitas kepada para calon pekerja, seperti Tes Tertulis (online atau on the spot), Online Interview, dan Less/Forum Group Discussion (LGD/FGD) bahkan melampirkan TOEFL Score dengan minimal 400-500. Namun, dari semua perusahaan BUMN yang saya ikuti, ada yang membedakan dari PT. KAI (Persero) ini. Semua tahapan dan lampiran yang saya sebutkan di atas tidak termasuk di perusahaan BUMN terbaik kedua ini setelah Angkasa Pura.

Berikut lima langkah untuk mencapai kelulusan di perusahaan BUMN ini, antara lain:

Seleksi Administrasi
Seleksi Kesehatan Awal
Seleksi Tes Psikologi (Psikotes)
Seleksi Wawancara
Seleksi Kesehatan Akhir
Lima langkah tersebut akan dijelaskan satu per satu. Mungkin saya salah satu dari ribuan pendaftar yang bertanya-tanya mengapa KAI tidak memasukkan tes tertulis sesuai jurusan atau program studi tiap-tiap peserta yang tidak sama dengan perusahaan-perusahaan BUMN lain. Apakah Anda juga?

1. SELEKSI ADMINISTRASI


Pendaftaran PT. KAI (Persero) melalui Job Fair Kemnaker 2017 yang dilakukan datang secara langsung ini membutuhkan waktu perjalanan (PP) yang lama dan waktu proses yang sebentar. Dokumen-dokumen yang telah dipersiapkan hanya divalidasi sesuai persyaratan di website rekrutmen KAI, setelah itu peserta mendapatkan selembar kecil berupa Nomor dan Password yang digunakan untuk mengunggah dokumen-dokumen tersebut ke website rekrutmen KAI secara online. Lalu, pendaftar diperbolehkan pulang atau melipir ke booth perusahaan lainnya.

Dibatasi kurang lebih empat hari dari awal pembukaan Job Fair Kemnaker 2017 untuk mendaftar secara online di website rekrutmen KAI setelah mendapatkan Nomor dan Password tersebut.

Seminggu lebih pun usai, pengumuman administrasi diumumkan melalui dua channel, email peserta dan website resmi rekrutmen KAI. Namun, kendala teknis terjadi ketika pengumuman lewat email lambat empat hari setelahnya. Jadi, kalian (calon peserta) harus lebih sering memeriksa website resmi KAI juga, ya!

2. SELEKSI KESEHATAN AWAL


Terdaftar sekitar 1.400 peserta dari seluruh Indonesia diumumkan berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya, yakni Seleksi Kesehatan Awal dengan pembagian waktu peserta masing-masing selama total empat hari. Saya pun masuk ke hari pertama, Selasa, 12 September 2017, yang mana bersamaan dengan tes tertulis CPNS Kemenkumham 2017. Yang seharusnya total peserta per hari sejumlah kurang lebih 300, hari itu juga berkurang tidak mencapai 200 peserta. Ini kemungkinan dikarenakan bersamaannya waktu tes CPNS tersebut.

Sebelum memasuki pemeriksaan, peserta dibagi per kelompok dengan jumlah maksimal 10 peserta. Namun, kelompok saya hanya berjumlah 7 peserta. Selama pemeriksaan, peserta harus tahu nomor kelompok yang disebutkan oleh Pak Rekrut setelah validasi Kartu Peserta dan Nomor Identitas (KTP).

Pemeriksaan selama Kesehatan Awal (versi saya):

Pemeriksaan Tinggi & Berat Badan (TB & BB)
Pemeriksaan Buta Warna dan Varises
Pemeriksaan Gigi
Pemeriksaan Mata
Tiap kelompok akan beda alur pemeriksaannya, tidak urut sesuai yang di atas. Dan, tiap tahap pemeriksaan ditetapkan sistem gugur secara langsung, lulus atau tidaknya peserta.

Pemeriksaan Tinggi & Berat Badan

Dalam pemeriksaan ini, saya sangat amat pesimis dibandingkan peserta lainnya dengan postur tubuh yang ideal. If you know me so much, you will imagine what do I look like. Berdasarkan informasi, penilaian dari pemeriksaan TB & BB menggunakan skala standar BMI. Entah, saya tidak tahu dan belum melihat apa itu BMI. Alhamdulillāh, saya pun lolos ke pemeriksaan berikutnya. Tapi, satu peserta harus berhenti di sini. Jadi, jumlah peserta sekarang ada 6 orang.

Pemeriksaan Buta Warna dan Varises

Kelompok kami dipanggil untuk pemeriksaan dengan batasan 3 peserta. Sembari menunggu peserta lain diperiksa, tak segan saya tuk berkenalan dengan peserta lain. Tibalah saya dipanggil bertiga ke dalam ruangan. Hanya ada seorang dokter yang saya lupa namanya namun masih ingat rupa wajahnya. Dengan mudahnya berucap angka sambil melihat angka berwarna, alhamdulillāh kami bertiga lolos.

Selanjutnya, kami pun satu per satu disuruh jinjit dengan menaikkan celana panjang hitam hingga atas lutut. Mulailah pemeriksaan varises yang sebenarnya saya tidak tahu bentuk varises itu. Dari kami berenam, hanya ada 2 peserta yang harus berhenti di sini. Alhamdulillāh, saya pun lolos dengan indikasi varises tingkat I (sedikit), menurut dokter. Jadi, peserta yang tersisa berjumlah 4 orang.

Pemeriksaan Gigi

Sama halnya dengan TB & BB, tak lupa saya berdzikir atas kehendak-Nya yang selalu membersamai saya dalam ketenangan hati dan pikiran. Tibalah saya memasuki ruangan tuk diperiksa dan mulailah dokter memeriksa gigi geraham bawah kanan dan kiri yang mana membuat saya khawatir akan hal ini, sebab saya memiliki lubang di kanan bawah dengan menyisakan setengah gigi di depannya dan sebelah kiri bawah dengan sisa akar di depannya. Alhasil, dokter menyarankan agar kedua gigi tersebut dicabut. Pada pemeriksaan ini, dokter gigi tidak memutuskan hasil lolos atau tidaknya pada peserta. Para peserta dialihkan ke pemeriksaan mata.

Pemeriksaan Mata

Tersisa 4 peserta yang lolos hingga pemeriksaan terakhir, yaitu mata. Peserta digabung dengan kelompok lain agar bisa mempersingkat waktu.

Mata para peserta diperiksa dengan cara menguji seberapa jelas para peserta bisa membaca dari jarak yang ditentukan dengan menggunakan 2 jenis kacamata, kacamata dengan menggunakan salah satu sisi lensa dan tanpa lensa, serta sebaliknya.

Di tahap ini, kelompok saya yang berhasil lolos berjumlah 2 peserta termasuk saya. Alhamdulillāh. Panitia yang mencatat di dalam menyarankan agar rajin membuka website rekrutmen KAI untuk hasil pengumuman kesehatan awal.

3. SELEKSI TES PSIKOLOGI (PSIKOTES)


Bermodalkan blog pos orang yang telah saya baca sebelumnya untuk mengikuti psikotes, saya termasuk orang yang tidak rajin belajar namun cukup tahu dengan apa yang dibaca. Dengan hal itu, saya pun tahu model seperti apa psikotes yang akan diujikan di perusahaan ini.

Ada 5 tipe soal psikotes yang diujikan, antara lain:

Aritmatika; Urut & Deret
Gambar Pohon
Wartegg
Krapelin (Tes Koran)
Semua tipe psikotes di atas membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam, dari pukul 9 pagi hingga 2 siang.

Sebagian dari kalian mungkin belum ada yang tahu tipe soal psikotes no. 4 & 5 di atas seperti apa. Ya, kan?

Tipe soal no. 4 ini berkaitan dengan gambar menggambar. Sekreatif apakah kalian dalam melihat sesuatu, tentunya ini tergantung dari sisi pandang orang yang berbeda-beda. Kalian disuruh melanjutkan gambar dari 8 gambar atau pola awal yang telah diberikan. Tentunya, ini menggambarkan kepribadian diri kalian. Jadi, kalian harus menggambar selain yang digambar dari referensi yang ada, entah dari Google atau YouTube! Setelah kalian menyelesaikan gambar dalam waktu yang diberikan, gambar tersebut harus diberi nomor secara bebas dan diberi label gambar termudah, tersulit, ter.

Tipe soal no. 5 ini membutuhkan waktu, tenaga, pikiran, dan ritme tulisan yang senada. Namanya Tes Krapelin atau Tes Koran. Lho, kok bisa? Kalian nanti juga tahu sendiri.

Yang harus dipersipakan ketika Tes Psikologi, yakni sarapan, bekel, dan bawa minum. Alhamdulillāh, di tahap ini saya pun lolos ke tahap Seleksi Wawancara.

4. SELEKSI WAWANCARA


Usai mengikuti kajian Ust. Khalid Basalamah di Blok M Square tepatnya di Stasiun Jakarta Kota ba’da sholat ‘Ashar, smartphone pun bergetar dan membuat penasaran notifikasi apa yang muncul, dan muncullah notifikasi email dari KAI yang menyatakan bahwa pengumuman Tes Psikologi telah diumumkan dan alhamdulillāh saya pun lolos ke tahap berikutnya, yakni Seleksi Kesehatan Akhir.

Sebenarnya apa yang diwawancarai pada tahap ini? Bagaimana hal yang baik ketika wawancara?

Yang diwawancarai tergantung dari para pewawancara sejumlah 2 orang sesuai jurusan kalian. Jika kalian jurusan IT, maka pewawancara dari bidang IT akan turun tangan. Untuk bagian saya, saya mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar:

Kepribadian (keluarga; jumlah saudara kandung dan pekerjaannya, pekerjaan orang tua, hobi),
Perkuliahan (materi yang didapat, keorganisasian/komunitas di dalam/luar kampus, aplikasi yang pernah dibuat, bahasa pemrograman yang pakai),
Pekerjaan ke depannya di KAI dengan perencanaan yang telah dibuat oleh atasan IT dan akan ditempatkan di bagian kearsipan, kesanggupan bekerja di KAI tanpa adanya uang lembur dengan kisaran gaji di bawah pekerjaan sebelumnya dan kedinasan di luar pulau.
Waktu yang saya butuhkan saat wawancara sekitar satu jam. Wawancara usai, hati pun lega. Semua berakhir dengan mulus. Alhamdulillāh.
Hal-hal yang baik pada saat wawancara, yakni berdo’a, percaya diri, menghindari pernyataan yang tak sesuai dengan pengalaman (objektif sesuai kenyataan), terakhir berikan senyuman hangat. Semoga sukses!

5. SELEKSI KESEHATAN AKHIR


Menunggu kepastian bagi sebagian orang adalah hal yang jenuh, entah sampai kapan kepastian tiba, termasuk menunggu pengumuman hasil kesehatan akhir KAI. Setelah menunggu kurang lebih satu setengah bulan, akhirnya kepastian pun tiba.

Bergetarlah smartphone pada sore hari dengan notifikasi SMS dari teman yang juga mengikuti seleksi KAI yang berisi pemberitahuan kelulusan tahap akhir. Spontanitas mouse pun mengarah ke website KAI di laptop yang sudah dibuka dari pagi sambil mengerjakan mini project.

Dan, atas izin Allah alhamdulillāh, saya lolos ke tahap penandatanganan kontrak bertempat di Kantor Pusat seminggu setelah pengumuman. Namun, sayangnya teman yang barusan memberitahu belum bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. A mixed up feeling appears suddenly and heart just pumps so fast in me.

Selesai.


sumber : https://misterakmal.wordpress.com/2018/01/07/pengalaman-rekrutmen-pt-kai-persero-jobfair-kemnaker-2017/