Solusi PD Yang Terdeteksi Ganda dan Dikeluarkan Otomatis Oleh Sistem Dapodik - BOOKC -->

Solusi PD Yang Terdeteksi Ganda dan Dikeluarkan Otomatis Oleh Sistem Dapodik

Friday, October 25, 2019

Solusi PD Yang Terdeteksi Ganda dan Dikeluarkan Otomatis Oleh Sistem Dapodik

Sebelum membahas permasalahan "Solusi PD yang terdeteksi ganda dan dikeluarkan otomatis oleh sistem dapodik" saya akan menceritakan sedikit pengalaman yang mungkin sama dengan rekan-rekan operator atau pengelola Aplikasi Dapodik.

Oke lansung saja, beberapa hari lalu tepatnya tanggal 23 Oktober 2019, saya melalukan sinkronisasi pada Aplikasi Dapodik setelah selesai ada beberapa siswa yang menghilang. 

Jauh hari sebelum kejadian ini DAPODIKDASMEN mengeluarkan warning terkait PEMBERSIHAN (CLEANSING) DATA DAPODIKDASMEN.

Bagi sekolah yang kasusnya sama seperti SDN Sobang 2 yaitu terjadinya siswa yang ada di Aplikasi Dapodik menghilang setelah sinkronisasi (disebabkan karena siswa yang menghilang tersebut terdeteksi ganda). Ada baiknya rekan-rekan operator mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :

Untuk memastikan siapa saja siswa yang menghilang atau di hapus oleh sistem Dapodik silahkan cek dengan cara :
  1. Masuk Aplikasi Dapodik dan pilih PD keluar
  2. Pilih tampilkan semua untuk baris halaman yang ditampilkan 
  3. Fokus pada bagian alasan keluar, siswa yang terhapus diberi alasan terdeteksi ganda dan tanggal keluar semuanya sama yaitu tanggal 17-10-2019

Solusi PD Yang Terdeteksi Ganda dan Dikeluarkan Otomatis Oleh Sistem Dapodik

Solusi permasalahan diatas adalah jika siswa yang dihapus sistem dapodik itu benar benar ada disekolah kita, maka siswa tersebut bisa dimasukan kembali ke dapodik dengan cara :
  • Tarik Peserta Didik (PD) secara online melalui Dapodikdasmen

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan tarik PD online adalah :
  • Kita harus tahu siswa yang terdeteksi ganda tersebut sekolah asalnya dari mana
  • Pastikan sekolah asal sudah memutasikan siswa tersebut

Karena percuma saja walaupun kita Tarik Peserta Didik secara online, sedangkan sekolah asal belum mengeluarkan siswa tersebut.

Jika solusi diatas belum bisa menyelesaikan permasalahan-nya silahkan Koordinasi dengan Operator Kecamatan (OPK) atau langsung ke Operator Dinas Kabupaten/Kota.

Semoga Bermanfaat.